UNDAAN TENGAH – Senyum hangat dan suasana kekeluargaan menyelimuti Aula MI NU Miftahul Falah Undaan Tengah pada Sabtu (7/11/2026). Pagi itu, sebanyak 16 siswi MA Muallimat NU Kudus secara resmi diserahterimakan untuk memulai program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL). Agenda pengabdian sekaligus kawah candradimuka bagi para calon pendidik muda ini dijadwalkan berlangsung selama sepekan hingga Sabtu (14/11/2026). Langkah ini menjadi bentuk kemitraan strategis yang dibangun secara berkesinambungan antarmadrasah agar para santri kelas akhir tidak hanya belajar teori di bangku sekolah, tetapi juga mengasah mental dan keterampilan mengajar secara langsung di depan siswa tingkat dasar.
Seluruh rangkaian acara diawali dengan khusyuk melalui pembukaan (iftitahul majlis) yang dipandu oleh pembawa acara. Seisi ruangan menundukkan kepala saat lantunan Ummul Kitab dibacakan bersama oleh jajaran pimpinan, dewan guru, dan peserta PPL. Doa bersama ini dipanjatkan untuk memohon kelancaran, kemudahan, serta keberkahan selama pelaksanaan PPL berlangsung. Atmosphere religius khas madrasah kian terasa menyentuh ketika ke-16 siswi praktikan PPL melantunkan ayat suci Al-qur’an dan sholawat Asnawiyah. Suara syahdu puji-pujian kepada Baginda Rasulullah SAW menggema indah di aula madrasah, seolah menjadi penguat niat dan bekal spiritual sebelum mereka mengemban amanah mengajar di kelas.
Selaku guru Pembimbing Lapangan (GPL), Bapak KH. Azwar Anas,S.Pd.I., hadir menyampaikan salam takzim dari Kepala MA Muallimat NU Kudus kepada dewan guru MI NU Miftahul Falah, seraya menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Ibu Kepala MA Muallimat secara langsung. Dalam sambutannya, Bapak KH. Azwar Anas menegaskan bahwa kehadiran para praktikan adalah untuk menimba ilmu dan menyelami realitas dunia pendidikan secara nyata. Beliau menitipkan tiga pesan kunci kepada para siswi, yakni selalu patuh dan taat mengikuti arahan Guru Pamong, menjaga nama baik almamater MA Muallimat NU Kudus dengan bersikap santun, serta membiasakan diri disiplin waktu dengan hadir lebih awal daripada para guru madrasah. Beliau berharap silaturahmi dan kerja sama yang harmonis ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang.
Sambutan hangat penuh keterbukaan disampaikan oleh Kepala MI NU Miftahul Falah, Bapak Ahmad Yunus, S.Pd.I., M.Pd. Sembari membalas salam dan mengucapkan ahlan wa sahlan, beliau menyambut terbuka kedatangan 16 calon guru muda tersebut. Bapak Ahmad Yunus memberikan penekanan mendalam pada aspek pembentukan karakter. "Sebagai madrasah berbasis NU yang menjunjung tinggi akhlak, maka penilaian PPL yang paling penting adalah penilaian akhlak selama PPL, sesuai dengan maqolah luhur: 'Akhlak lebih utama dari ilmu' (الأَدَبُ فَوْقَ الْعِلْمِ - Al-Adabu fauqal 'ilmi)," tegasnya di hadapan seluruh peserta. Beliau juga menyambut baik komitmen MA Muallimat NU Kudus untuk terus merawat sinergi pendidikan ini secara konsisten di masa depan.
Memasuki agenda orientasi lapangan, suasana berlangsung lebih cair dan interaktif. Dipandu oleh Waka Kurikulum, Ibu Mukni'ah, S.Pd.I., M.Pd., bersama Waka Kurikulum, ke-16 siswi praktikan diperkenalkan satu per satu secara langsung (ta'aruf) kepada guru pamong yang akan mendampingi mereka selama sepekan. Dalam sesi ini juga dipaparkan alur penyusunan administrasi mengajar, teknis konsultasi berkala, hingga rubrik penilaian yang dikoordinasikan secara intensif bersama masing-masing guru pamong.
Guna memohon rida Allah SWT atas hajat mulia ini, majelis dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin secara khusyuk oleh Bapak H. Ahmad Halim, S.Pd.I. Seluruh hadirin mengaminkan doa agar para siswi praktikan diberi kemudahan menyerap ilmu keguruan serta memberikan keberkahan bagi MI NU Miftahul Falah. Rangkaian acara resmi kemudian diakhiri dengan bacaan tasbih dan sholawat dan dilanjutkan dengan sesi foto bersama. Senyum sumringah dari jajaran pimpinan, dewan guru pamong, dan 16 siswi PPL MA Muallimat NU Kudus yang mengabadikan momen tersebut menjadi penanda dimulainya perjalanan pengabdian sepekan ke depan.
.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)


