UNDAAN TENGAH KUDUS – Suasana penuh kebersamaan dan nuansa kesantrian yang kental terasa membalut lingkungan MI NU Miftahul Falah, Undaan Tengah, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus. Pada Kamis pagi, 22 Oktober 2026, seluruh warga madrasah berkumpul bersama untuk memperingati Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2026 dengan penuh kekhusyukan dan rasa syukur. Kegiatan yang telah disosialisasikan sejak Rabu, 21 Oktober 2026 ini diikuti secara antusias oleh seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 serta didampingi penuh oleh jajaran bapak dan ibu guru.
Sejak pukul 07.00 WIB,
pemandangan khas pesantren sudah tampak memenuhi area madrasah. Para siswa
hadir mengenakan busana santri berupa sarung dan atasan baju putih lengkap
dengan peci. Tidak hanya menguatkan identitas kesantrian melalui pakaian yang
dikenakan, para peserta didik juga diajak untuk menumbuhkan rasa kepedulian
sosial dan kebiasaan berbagi sejak dini. Dari rumah, anak-anak dengan penuh
sukacita membawa jajan seikhlasnya untuk dikumpulkan bersama sebagai simbol
rasa syukur, kesederhanaan, dan kebersamaan di antara sesama teman.
Tepat pukul 07.30 WIB, seluruh rangkaian utama acara dimulai dan dipusatkan di Halaman Selatan MI NU Miftahul Falah. Acara dibuka secara resmi oleh Ibu Chusnul Inayah, S.Pd.I. Suasana yang tadinya ramai oleh riuh suara anak-anak perlahan berubah menjadi tenang dan khusyuk saat Kepala MI NU Miftahul Falah, Bapak Ahmad Yunus, S.Pd.I., M.Pd., memimpin pembacaan hadroh dan tawassul. Lantunan doa dipanjatkan bersama untuk memohon keberkahan dan kelancaran bagi seluruh warga madrasah.
Rangkaian ibadah dan doa bersama
kemudian mengalir berturut-turut dengan penuh kekhidmatan. Pembacaan Surat
Yasin dipimpin oleh Bapak Suparno, S.Pd.I., dilanjutkan dengan pembacaan Tahlil
yang dipimpin oleh Bapak KH. Ahmad Halim, S.Pd.I. Suasana spiritual terasa kian
hangat ketika seluruh peserta melantunkan Sholawat Asnawiyah bersama-sama di
bawah pimpinan Bapak Ahmad Rokib, S.Pd. Selain penguatan spiritual, jiwa
nasionalisme para siswa juga dipupuk melalui pementasan lagu kebangsaan Indonesia
Raya serta lagu Syukur yang dipandu oleh Ibu Mukniah, S.Pd.I., M.Pd.
Memasuki agenda inti pada puncak
acara, Kepala MI NU Miftahul Falah, Bapak Ahmad Yunus, S.Pd.I., M.Pd.,
memberikan sambutan sekaligus amanat penting di hadapan seluruh siswa-siswi dan
dewan guru. Dalam pidatonya, beliau mengulas kembali sejarah panjang di balik
penetapan Hari Santri Nasional serta besarnya peran para ulama, kyai, dan
santri dalam memperjuangkan serta mempertahankan kemerdekaan Republik
Indonesia. Beliau berpesan agar seluruh siswa-siswi MI NU Miftahul Falah tidak
sekadar mengenakan pakaian santri secara fisik, tetapi betul-betul meneladani
semangat perjuangan, kedisiplinan, serta akhlakul karimah para santri dalam
kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun di tengah
masyarakat luas.
Kelancaran dan kehangatan seluruh
rangkaian acara hingga selesai pada pukul 09.00 WIB tentu tak lepas dari
kesiapan serta kerja keras jajaran tim panitia madrasah. Petugas konsumsi
dikawal oleh Ibu Ernawati, S.Pd.I., bagian dekorasi dan dokumentasi ditangani
oleh Bapak Muhammad Zair, S.Pd.I., sedangkan seksi perlengkapan disiapkan
dengan sigap oleh Bapak Achmad Caesar Cipta Sumarno, S.Pd. Rangkaian peringatan
Hari Santri Nasional 2026 ini diakhiri dengan rasa syukur yang mendalam,
meninggalkan kesan yang erat di hati, serta berhasil memperkuat karakter
religius dan nasionalis bagi seluruh warga MI NU Miftahul Falah.
.jpeg)

