KUDUS — Ada pemandangan yang berbeda di ruang Laboratorium Komputer MI NU Miftahul Falah Undaan Tengah pada Kamis, 10 September 2026 lalu. Di balik pintu kaca ruangan tersebut, enam anak hebat tampak fokus menatap layar komputer, jemari mereka lincah mengetuk papan tik menyelesaikan soal demi soal. Hari itu, mereka tengah berjuang mempertaruhkan nama madrasah dalam Babak Penyisihan Olimpiade Sains dan Ke-NU-an (OSKANU) IV Jawa Tengah.
Ajang bergengsi tingkat provinsi yang dihelat oleh LP Ma'arif NU PWNU Jawa Tengah ini mengangkat tema "OSKANU 2026: Unggul dalam Sains, Teguh dalam Ke-NU-an, Terdepan dalam Kompetisi". Suasana di dalam lab sempat membuat siapa pun yang melihat ikut merasa tegang sekaligus takjub.
Mengerjakan 40 soal pilihan ganda
berbasis Computer Based Test (CBT) dalam waktu 90 menit tentu bukan
perkara mudah bagi anak-anak tingkat madrasah ibtidaiyah. Terlebih, ujian ini
tidak hanya diawasi secara langsung di lokasi, tetapi juga dipantau ketat oleh
panitia pusat melalui sambungan Zoom Meeting.
Meskipun begitu, keenam siswa
ini—yang tampil rapi mengenakan seragam Batik Ma'arif NU, lengkap dengan peci
bagi siswa putra dan kerudung bagi siswi putri—mampu melalui ujian tersebut
dengan kepala dingin dan penuh percaya diri.
Tentu saja, ketenangan dan
kesiapan mental para siswa ini tidak datang begitu saja. Di balik layar, ada
peran besar para guru pembimbing yang dengan sabar mendedikasikan waktu mereka
untuk menggembleng anak-anak:
- Ibu Chusnul Inayah, S.Pd. yang membimbing
bidang Matematika.
- Ibu Alvina Safitri, S.Pd. yang mendampingi
bidang IPA (Sains Terpadu).
- Bapak Suparno, S.Pd.I yang mematangkan
materi Ke-NU-an.
Berkat arahan dan suntikan
semangat dari ketiganya, para siswa merasa jauh lebih siap menghadapi soal-soal
tingkat provinsi yang cukup menantang.
Usaha memang tidak pernah
membohongi hasil. Jerih payah siswa dan guru pembimbing akhirnya terbayar lunas
dengan pencapaian yang membanggakan. Dari enam delegasi yang dikirimkan, lima
di antaranya sukses naik podium dan menyumbangkan medali untuk madrasah:
- 🥈 Husnul Fauzi
Arifullah – Medali Perak Bidang IPA
- 🥈 Hilya
Auliatuzzulfa – Medali Perak Bidang Ke-NU-an
- 🥈 Nurul Hafida
– Medali Perak Bidang Ke-NU-an
- 🥉 Mazyda Iqlyla
Khumaira – Medali Perunggu Bidang Matematika
- 🥉 Muhammad
Rafardhan Athalla – Medali Perunggu Bidang Matematika
Tak lupa, apresiasi dan rasa
bangga yang besar juga diberikan kepada Muh. Adam Maulana. Meskipun
belum beruntung membawa pulang medali pada bidang IPA, perjuangan gigih dan
sportivitas yang ditunjukkannya patut diacungi jempol.
![]() |
| Suasana di Lab. Komputer MI NU Miftahul Falah saat Pelaksaan OSKANU IV |
Prestasi gemilang ini bukan
sekadar deretan medali, melainkan bukti nyata bahwa MI NU Miftahul Falah Undaan
Tengah konsisten melahirkan generasi Nahdliyin yang tidak hanya cerdas secara
intelektual, tetapi juga kokoh dalam nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama'ah
An-Nahdliyah.
Keberhasilan ini sekaligus
menjadi kabar baik bagi masyarakat luas dan para orang tua bahwa mempercayakan
pendidikan buah hati di MI NU Miftahul Falah adalah langkah tepat untuk
mengantar mereka tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berprestasi, dan berakhlak
mulia. Mari terus berikan doa dan dukungan terbaik untuk langkah mereka
selanjutnya di Semarang!

.jpeg)