KUDUS — Suasana penuh
semangat dan optimisme tengah menyelimuti keluarga besar Madrasah Ibtidaiyah
(MI) NU Miftahul Falah Undaan Tengah. Tepat pada hari ini, Rabu (9/9/2026),
tiga siswa terbaik madrasah secara resmi mengambil bagian dan berpartisipasi
aktif dalam ajang bergengsi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat
Kabupaten Kudus Tahun 2026.
Kompetisi tingkat jenjang MI/SD
se-Kabupaten Kudus ini mengusung tema yang sangat inspiratif, yakni
“Menumbuhkan Talenta serta Menggerakkan Inovasi Madrasah untuk Indonesia Maju”.
Di tengah persaingan dunia pendidikan yang kian kompetitif, keikutsertaan MI NU
Miftahul Falah menjadi wujud nyata komitmen madrasah dalam mendukung
pengembangan potensi akademik para siswanya.
Tiga siswi pilihan yang menjadi delegasi madrasah tahun ini adalah:
- Khansa Dhea Izz Zahra — Cabang Ilmu
Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS)
- Dewi Muflihah — Cabang Ilmu Pengetahuan Alam
dan Sosial (IPAS)
- Mazyda Iqlyla Khumaira — Cabang Matematika
Partisipasi dalam ajang tingkat
kabupaten ini tentu bukanlah buah dari hasil yang instan. Jauh hari sebelum
hari pelaksanaan, pihak madrasah telah menggembleng mental serta kemampuan
akademik para peserta melalui program uji coba (tryout) internal yang
digelar di lingkungan madrasah pada tanggal 4 hingga 6 September 2026 lalu.
Seluruh rangkaian ujian OMI 2026 tingkat Kabupaten Kudus ini dipusatkan di Titik Lokasi MTsN 1 Kudus. Para delegasi dari MI NU Miftahul Falah sendiri terbagi ke dalam jadwal perlombaan pada sesi kedua pukul 10.00–12.00 WIB serta sesi keempat pukul 15.30–17.30 WIB. Sesuai dengan petunjuk teknis dari panitia, para peserta hadir mengenakan seragam harian murid yang rapi serta membawa kartu peserta resmi sebagai identitas wajib.
Di luar ruang ujian, atmosfer dukungan moral terasa begitu hangat. Kehadiran para guru pendamping menjadi suntikan energi tersendiri bagi Khansa, Dewi, dan Mazyda. Tampak hadir mengawal dan mendampingi langsung di lokasi, Bapak Suparno, S.Pd.I dan Ibu Alvina Safitri, S.Pd. Keduanya dengan penuh kesabaran bersiaga di area penantian khusus yang disediakan di lingkungan MTsN 1 Kudus—mulai dari area musholla yang tenang, gazebo yang asri, hingga kantin literasi indoor—demi memastikan seluruh kebutuhan teknis dan mental anak-anak didik tetap terjaga dengan baik selama menunggu giliran bertanding.
Keikutsertaan Khansa, Dewi, dan
Mazyda di ajang OMI 2026 ini membawa harapan besar bagi seluruh civitas
akademika MI NU Miftahul Falah. Bukan sekadar mengejar piala, partisipasi aktif
ini diharapkan mampu menjadi batu loncatan berharga serta memantik motivasi
bagi siswa-siswi lainnya untuk terus mencintai dunia sains dan matematika.
Melalui ikhtiar maksimal, doa,
serta keringat yang tercurah hari ini, keluarga besar madrasah optimis
keikutsertaan ini dapat menorehkan pengalaman luar biasa sekaligus menjadi
bagian dari kontribusi nyata untuk mewujudkan semangat bersama: "Madrasah
Maju, Indonesia Maju!"



.jpeg)