UNDAAN TENGAH – MI NU Miftahul Falah Undaan Tengah melakukan lompatan besar dalam dunia pendidikan dasar dengan menggelar workshop diseminasi intensif bertajuk "Transformasi Pembelajaran Berbasis Cinta, Coding, dan Kecerdasan Artifisial (AI)". Kegiatan strategis ini berlangsung di Laboratorium Komputer Madrasah pada hari ini, Kamis, 05 Februari 2026.
Workshop ini dirancang sebagai
jawaban atas tantangan zaman, membekali pendidik dengan ketangkasan teknologi
tinggi tanpa mengesampingkan sisi kemanusiaan yang mendalam.
Kegiatan dimulai dengan sesi teknis yang dipandu oleh Ibu Farichatul Yani, S.Pd.I. Laboratorium Komputer berubah menjadi ruang eksperimen digital saat para guru mulai mengeksplorasi dunia pemrograman dan kecerdasan buatan. Fokus utama dalam sesi ini adalah mengubah peran guru dari sekadar pengguna menjadi pencipta konten kreatif.
Beberapa poin rinci yang menjadi
fokus praktik adalah:
- Implementasi Coding Dasar: Para guru
mempelajari cara mengajarkan pemrograman blok sederhana untuk siswa.
Tujuannya bukan sekadar membuat program, melainkan melatih Computational
Thinking—kemampuan siswa untuk berpikir sistematis, logis, dan solutif
sejak dini.
- Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial (AI): Ibu
Farichatul melatih guru menggunakan AI melalui teknik prompting
(pemberian perintah) yang efektif. Guru diajak memproduksi modul ajar dan
skenario pembelajaran interaktif secara instan namun tetap akurat.
- Gamifikasi Pembelajaran: Inilah puncak sesi
teknis, di mana setiap guru mempraktikkan pembuatan permainan edukasi
digital. Dengan bantuan AI, materi yang dianggap sulit diubah menjadi
kuis interaktif dan tantangan berbasis game yang merangsang antusiasme
siswa dalam belajar.
Menyeimbangkan kecanggihan teknologi pada sesi pertama, Ibu Mukni'ah, S.Pd.I., M.Pd. hadir membawa pemaparan filosofis mengenai "Kurikulum Cinta". Beliau menegaskan bahwa di tengah gempuran otomatisasi dan robotika, aspek "rasa" dan empati adalah benteng terakhir pendidikan manusia.
Penyelenggaraan workshop di Laboratorium Komputer ini menjadi saksi semangat para guru dalam mengeksplorasi instruksi coding dan inovasi AI. Melalui diseminasi ini, MI NU Miftahul Falah menetapkan dua sasaran utama:
- Akselerasi Literasi Coding: Program
pembelajaran coding bagi siswa diharapkan mulai berjalan secara
rutin di semua jenjang kelas pada semester selanjutnya.
- Kemandirian Digital Guru: Seluruh guru
ditargetkan mampu secara mandiri memanfaatkan AI untuk menciptakan
permainan edukasi, sehingga suasana kelas menjadi lebih dinamis, modern,
dan menyenangkan.
Langkah inovatif ini MI NU Miftahul Falah Undaan Tengah berusaha memposisikan madrasah sebagai pionir yang tidak hanya
mencetak generasi cerdas secara digital, tetapi juga kaya akan nilai-nilai
kemanusiaan.

